Ruhlah Ke-III Artamita-Yogyakarta

Assalamu'alaikum wa rohmatullohi wa barokatuh. Saya dari Jepara. Saya akan memperkenalkan diri nama saya Bu Rokhisatun.

Alhamdulillah saya bisa menemukan KTH-Artamita. Awalnya saya pingin sekali bisa mendalami Alqur'an, isinya.
Pertama karena guru ngaji saya meninggal yang dari ustadzah Milkha, terus yang kedua juga sudah meninggal. Yang ketiga, saya pas di Jakarta, anak saya nyari2 chanel ternyata ada KTH-Artamita, subhaanalloh.

Sebagian potongan kisah yang disampaikan salah satu santri artamita dari Jepara.

Sebagaimana rancangan seperti susun acara pada proposal, kegiatan Ruhlah ke-III Artamita atas idzin Alloh dapat diselenggarakan pada hari Selasa, 24 Desember 2019 di Restoran Taman Pringsewu jl.Magelang km.9 Mulungan, Sleman , Yogyakarta.

Acara dibuka oleh ust.H.Abdulloh Faiz dari Magelang sebagai team /staf pengajar bidang rokhani. Para peserta yang hadir menerapkan Metode Ekutubu (M3T). Setelah Memiliki kitabnya kemudian pada saat Ruhlah itulah praktek Menulis pada kitab miliknya masing-masing.

Ust.H.Abdulloh Faiz staf pengajar Artamita, membuka acara sekaligus praktek Metode Ekutubu.

Para santri praktek Menuliskan arti kata demi kata pada kitab KTH miliknya masing-masing.

Ruhlah, di mana antara penyampai dan penerima materi ilmu agama dapat bertemu langsung dalam satu majelis, selain sebagai pelatihan kajian metode ala ponpes, juga dapat digunakan untuk bertanya jika dari materi kajian jarak jauh ada yang belum jelas. Komuniaksi dua arah seperti ini memang kondisi ideal untuk pembelajaran ilmu agama yang tidak lain adalah Qur'an dan Sunah/hadits.

Istirahat sholat dan makan (isoma). Menikmati hidangan yang telah disediakan.

Team penerima tamu dengan sigap dan ramah membagikan ID card, KTH dan Buku Tilawati

Penampilan bacaan Tilawati surah2 pendek juz 'ama dengan nada lagu Rost dari TPQ Qurrota A'yun
 
Selain alat bantu kajian jarak jauh, HP juga sebagai sarana mencari tambahan rejeki halal. Team Duainvesta.

Ust.Drs.H.Supomo alumni IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan ramah namun mantab memberi tausiyah.

Snack dan teh hangat atau kopi tinggal pilih sesuai selera. Menemani dengan setia.

Team yang jarang tampil namun peranannya melancarkan kajian artamita online dan offline tdk diragukan lagi.

Atas idzin Alloh Swt, yang awalnya kenal lewat WA akhirnya bertemu darat dalam suasana persaudaraan, saling tolong-menolong. Saat-saat terindah, kenangan yang selalu dirindukan.

Meski perjalanan acara di luar sempat terjadi hujan, namun tidak mengurangi semangat para santri dalam mengikuti acara demi acara dengan hikmat, serius namun penuh dengan suasana keakraban.

Tidak terasa waktu begitu cepat berlalu. Suasana belajar bareng-bareng, tertawa, bersendagurau harus segera di akhiri.
Saat tiba waktu ashar, pertemuan harus segera di akhiri.
Selamat berjumpa pada Ruhlah ke-IV Artamita, insyaAlloh.

Baca Juga :

PROPOSAL RUHLAH KE-III ARTAMITA