Naik Atau Mengulangi

Munaqis, Ahmad Ali Sobirin, MT sedang menguji bacaan santri.
Munaqosah untuk santri TPQ Qurrota A’yun Dsn.Pringwulung dilaksanakan pada Jum’at 21 Desember 2018. Kegiatan  .


Tujuan dari kegiatan yang dilaksanakan secara berkala setiap enam bulan atau satu semester  tersebut, untuk mengetahui sejauh mana serapan materi yang telah diajarkan apakah sudah sesuai dengan target pembelajaran ( balaghut-ta’alumi) pada tiap kelasnya.
Penguji dilakukan oleh munaqis tingkat kelompok masing-masing TPQ dan dihadiri oleh pengawas dari tingkat desa.

Untuk TPQ tingkat dasar ada enam kelas sesuai dengan jumlah jilid Metode Tilawati.
Dengan gaya cirikhas usia belia, secara bergiliran di tes hapalan doa hariang, asmaul husna, praktek wudhu dan sholat. Yang berbeda pada munaqosah tahun ini adalah para santri saat praktek wudlhu
TPQ bukan sekedar tempat orang tua menitipkan putra-putrinya dari usia dini (PAUD) hingga lulus kelas 6 SD untuk diajari mengaji oleh ustadz-ustadzah. Namun lebih dari itu TPQ adalah bagian dari program PPG (Penggerak Pembina Generus) dengan TRI SUKSES sebagai parameter keberhasilan pendidikan atau target pembelajaran ( balaghut-ta’alumi).

Ambar Kholis sebagai pengawas munaqosah dari tingkat desa menjelaskan bahwa team pengawas dari desa ada 12 personil. Terdiri dari 10 TPQ menyebar ke 4 Kecamatan antara lain Srumbung, Dukun, Muntilan dan Salam.  TPQ tidak saja dibatasi maksimal hingga usia kelas enam SD untuk Tingkat Dasar yaitu membaca al-Quran sesuai hukum tajwid, namun hingga remaja dan muda-mudi untuk Tingkat Lanjut dengan materi mempraktekkan cara kajian di pondok pesantren dengan system arti kata demi kata (ARTAMITA).

Pengawas munaqosah desa Ambar Kholis (peci hitam) didampingi pimpinan TPQ Qurrota A'yun Hari Wuryanto, SPd.


Kegiatan terlaksana dengan lancar hingga saat adzan ashar kemudian sholat asar berjamaah.
Habis sholat ashar Ahmad Ali Sobirin sebagai mubaligh tugasan di kelompok pengkajian Pringwulung masih harus menyelesaikan proses rekapitulasi hasil munaqosah untuk dibawa oleh pengawas munaqosah.

Kepengurusan tingkat desa kemudian menyusun raport yang akan dibagikan ke orang tua/wali tiap santri TPQ.

Naik atau nggak naik bukan menjadi tolak ukur yang diutamakan, namun di balik munaqosah tersebut menjadi pemacu bagi para santri untuk semakin giat menerima pelajaran agama. Sebelum pelaksanaan munaqosah yang diambil nilainya, beberapa kali diadakan pra munaqosah.
Diantara santri TPQ yang mengikuti munaqosah semester 2 Desember 2018.