Ishtibarun (Bag.3 dari 6 Artikel Syarat Cari Ilmu)


✅ Ishtibarun

إصطبارٌ

asal kata dasar
صبر

Sedangkan kata benda jama' nya
الصابرين
org² yg sobar.

Syarat memperoleh ilmu termasuk harus sobar.

Terlebih mencari ilmu menuju hidayah Alloh ( shirotol mustaqim = jln yg benar) sdh pasti ada ujian, kendala.

Iblish yg sdh diancam masuk neraka tidak tinggal diam. Dia berikrar ingin mengajak anak Adam sebanyak mungkin untuk masuk neraka.
Setiap jalan menuju surga iblis menghalangi.

7.Al-A'rāf : 16

قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ

(Iblis) berkata "Karena Engkau telah menyesatkan aku, mk sungguh aku akan menghalangi mereka (anak turun Adam) dari jalan-Mu yang benar"

Iblis , syetan datang kepada manusia bukan dalam wujud aslinya, namun mengajak qorin atau bala tentaranya yaitu manusia yang melenceng dari ingat kepada Alloh.

43.Az-Zukhruf : 36

وَمَنْ يَعْشُ عَنْ ذِكْرِ الرَّحْمَٰنِ نُقَيِّضْ لَهُ شَيْطَانًا فَهُوَ لَهُ قَرِينٌ

Dan barang siapa yang berpaling dari peringatan Alloh Yang Maha Pengasih (Al-Qur'an), maka Kami gandengkan dengan setan dan menjadi teman karibnya.

43.Az-Zukhruf : 37

وَإِنَّهُمْ لَيَصُدُّونَهُمْ عَنِ السَّبِيلِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُمْ مُهْتَدُونَ

Dan sungguh, mereka (setan+temannya) benar-benar menghalang-halangi dari jalan yang benar (sabiilillah), dan mereka menyangka bahwa mereka mendapat petunjuk.

Manusia yang mnjadi bala tentara syetan tugasnya menghalangi-membenci-memusuhi setiap orang yg akan berjalan menuju jalan keselamatan. Bisa jadi kelakuannya memfitnah, mnghasut, memutarbalikkan fakta, menghembuskan isu negatif dll.

Hal tersebut bisa jadi sebagai cobaan dan ujian yg besar bagi hamba Alloh.

Dgn memahami hal ini, maka para pencari ilmu hendaknya tetap sobar (tdk terpengaruh) dan tetap istiqomah (konsisten).

Selain kendala dari faktor luar, ada juga hambatan dari dalam diri sendiri. Perasaan sudah benar, sdh cukup, rasa malas dll.

Sabar, luas penjabarannya. Termasuk kendala yang dapat terjadi di setiap waktu akan berangkat mengaji.
Jumlah teman mengaji yg awalnya banyak 👳‍♀👲🕵💂👮,
🧕👮‍♀🕵👩‍💼👩‍⚖, seiring jalannya waktu peserta semakin sedikit 🧕👩‍🔬 👨‍🦳
bisa jadi membuat seorang menjadi malas, kurang semangat.

Nah, penting dipahami bahwa beribadah diawali dgn mncari ilmu, itu kebutuhan sendiri.
Ketika datang ke dunia, lahir dari rahim seorang ibu keadaannya sendiri.
Saat dipanggil menghadap Alloh Swt pun juga sendiri-sendiri, hanya bekal amal yg dilandasi iman itu yg menemani.

Menghadap Alloh Swt sendiri-² sebagaimana saat dilahirkan, lalu kenapa beribadah yang merupakan kebutuhan pribadi harus nunggu temannya ? 🤷‍♂

Dgn sobar dan terus istiqomah, semoga qt ditunjukkan dan ditetapkan dlm hidayah Alloh Swt.

Baca juga :