Rugi Waktu


Dan orang-orang kufur bagi mereka neraka Jahanam. Mereka tidak dihukumi sehingga mereka mati dan tidak (pula) diringankan adzab dari mereka. Demikianlah Kami membalas setiap orang yang sangat kufur. QS.Fatir (35):36

37. Dan mereka berteriak di dalam neraka itu : "Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami niscaya kami akan mengerjakan amal yang saleh berlainan dengan yang telah kami kerjakan." Apakah Kami belum memanjangkan umurmu sebagaimana masa yang cukup untuk ingat bagi orang yang mau mengambil peringatan (beriman) ?. Dan (apakah belum) datang kepada kamu pemberi peringatan? maka rasakanlah (adzab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang dholim seorang penolong.

Manusia dihidupkan di atas bumi semua diberi kesempatan yang sama.
Satu pekan 7 hari, satu hari 24 jam.

Namun ternyata hasil akhirnya berbeda-beda.

Siapa dapat menggunakan waktu mereka dapat menjadi orang sukses, orang beruntung.
Namu tidak sedikit orang yang dirugikan oleh waktu.

" Dua ni'mat yang banyak disia-siakan, banyak dari manusia demikian. Yaitu sehat dan longgar (kesempatan)" 

Pada ayat 37 di atas , orang-orang yang kufur (tidak beriman) berteriak-teriak di hadapan Alloh Swt ingin dikembalikan dari neraka untuk kembali ke dunia. Tujuannya ingin beramal yang baik. Tentu saja Alloh Swt kembali bertanya kepada org kufur apakah dulu belum dikasih umur yang cukup.
Dengan masa yang sama orang lain menggunakan waktunya untuk ingat kepada Alloh Swt, mengimani dan mengindahkan perintahNya.

Sama-sama diberi umur yang mana kita dibekali pikiran normal, punya waktu, anggota badan yang sempurna. Di akhirat ada yang masuk surga juga ada ynag masuk neraka.
Kenapa, karena tidak menggunakan waktu dengan sebaik-baiknya.

Banyak manusia membuata alasan sakti dari dalam dirinya sendiri. Sibuk - nanti lagi - kalau sudah pensiun.
Padahal malaikat Izroil datang tidak memberi kabar atau WA sebelumnya ... ;)

" Agar tidak rugi waktu, gunakan waktu sebaiknya "

Mohonlah kepadaNya agar diberi kesempatan.
Apa yang dapat dilakukan detik ini juga, pasang niyat, pandang jauh ke depan.
Seratus tahun ke depan , saya berada di mana ? kondisi saya seperti apa.
Jika sudah berada di dalam kubur, setiap hari memandang calon tempatnya di surga, tidur ni'mat bagaikan pengantin baru ataukah sebaliknya menerima murka malaikat setiap hari dan semakin waktu yang di lalui hingga saat hari kiyamat ?

Semua tergantung bagaimana kita memilih jalan kehidupan.Mau jalan ke surga atau neraka.
Route, rambu-rambu dan petunjuk sudah ditulis gamblang dlm muskhaf firman Alloh Swt, Alqur'an dan tuntunan Rosulullohi Saw dlm hadits2 sokhih.

Baca juga :

Awas Rugi Akhirat

Berharap Syafaat, nanti dulu. Kuotanya Terbatas 

Tidak semua da'wah benar,  waspadai yang sesat