Pembahasan LPM Kajian no.36 : Mengikuti Cara Mengaji Sobahat & Rosul









Klik image di atas untuk memperjelas

Tasma'una wa yusma minkum wa yusma'u miman sami'a minkum.

Kalian mendengarkan dan didengar dari kalian, dan didengar dari orang yang mendengar dari kalian.

Rosulullohi SAW selain sebagai penyampai risalah juga sekalian memberikan suri tauladan. Tidak terkecuali dalam hal menyampaikan ilmu.
Wahyu Alquran yang diturunkan kepada Rosulallohi secara bertahap para sohabat (sebutan org iman yang menjumpai masa hidup Nabi Muhammad SAW) langsung mengetahui dampaknya.

Semenjak diangkat menjadi utusan Alloh menyampaikan wahyu kepada para sohabat waktu itu, rosulullloh selama hidupnya terus mengajarkan ilmu dan memberikan contoh peribadatan hingga akhir hayat selama lk 23 tahun.

Jasa besar para sobahat yang menerima keterangan dari segala aturan hukum kemudian menyampaikan kepada generasi berikutnya merupakan tugas mulia. Karena dari sanalah nilai-nilai agama dapat terjaga secara bersambung , turun berturun hingga sekarang jaman kita ini.

Ilmu agama yang diserahterimakan secara estafet menjadi nilai yang tidak dapat diukur dengan harga duniawi. Itulah warisan dari para nabi, Ini relevan dengan Pembahasan LPM Kajian No.10 :


Metode yang dilaksanakan oleh Nabi dan sohabat adalah  istima' , menggunakan pendengaran.

Sohabat mendengar kepada rosul, kemudian sohabat menyampaikan keterangan kepada generasi tabi'in (pengikut sohabat). Kemudian tabi'in menyampaikan kepada generasi berikutnya yaitu tabi'it tabi'in (generasi pengikutnya pengikut sohabat tadi).